Feb 05 2009

celahlangit

tentang ikhlas… (1)

Posted at 10:20 pm under Uncategorized

“Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.”(Q.S An Nahl:66)

subhanallah..

hati yang ikhlas itu…

murni. bersih tanpa polutan duniawi.

seperti susu bersih dari binatang ternak. ada antara tahi dan darah,

tapi sedikitpun ia tak tercemar,

sedikitpun tidak…

Ikhlas itu keistiqomahan

untuk selalu memberikan yang terbaik,

tak berubah karena pujian, tak mempan oleh cercaan

selalu memberikan yang terbaik untuk-Nya,

demi ridho-Nya bukan ridho makhluk, bukan ridho manusia…

Ya Allah, betapa inginnya kami, agar hati ini dihiasi ikhlas..

betapa inginnya kami,

agar hati ini menjadi tempat Kau menitipkan “rahasia”Mu,

menitipkan ikhlas, yang sungguh hanya Engkau yang tahu,,

karena bahkan kami, tak punya kuasa atas hati kami…

maka ya Allah, ikhlaskanlah…

4 responses so far




4 Responses to “tentang ikhlas… (1)”

  1.   a.ndromedaon 08 Feb 2009 at 8:49 am 1

    memang susah banget untuk menjaga keikhlasan hati..
    dan ikhlas, bukanlah seperti checkpoint. karena bisa jadi kita pada suatu ketika melakukan sesuatu dengan ikhlas, namun karena tidak cukup kuat menjaganya, di suatu saat (mungkin jauh setelahnya), keikhlasan kita ternoda karena sekedar mengungkapkannya dengan noda riya..

    semoga kita diberikan kekuatan untuk dapat selalu ikhlas, hingga ikhlas selalu mengiringi setiap hembusan nafas kita.. amin

  2.   ryanalfiannooron 08 Feb 2009 at 12:05 pm 2

    sedikit berpendapat juga..
    Bagi saya ikhlas adalah kerelaan seseorang untuk berkorban..
    Seperti sahabat-sahabat rasul yang rela mengorbankan harta untuk dakwahnya dan bahkan nyawanya untuk melindungi orang yang dicintainya…

    btw, alhamdulillah, akhirnya update juga blog ini..

  3.   arsitekperadabanon 07 Mar 2009 at 12:55 pm 3

    assalamu’alaykum wr wb

    cha,
    kata ust. hervi, ikhlas aja ngga cukup, harus sesuai dengan sunnah Rasulullah saw
    *bayangkan, udah susah-susah untuk ikhlas, tetep aja ga cukup =(*
    trus, jangan ketuker ikhlas dengan ridho…
    biar ga ambigu.

    Allahu’alam

    eh, boleh ngelink blognya?

  4.   celahlangiton 08 Mar 2009 at 7:33 am 4

    @ph
    wlkmslm.wrwb
    yup!setuju..
    ikhlashshunniyyah+ahsanu amalan
    tp, brhubung itu postingannya ttg ikhlas, jd ga bawa2 ahsanu amalannya deh, hohoo
    btw, syukron.

    mw ngelink?boleh2..

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply