Aug 01 2009
bagian kita
disini,
jangan pedulikan angin
ia hanya untuk menggoda rumput yang malu-malu
bukan untuk menyapa kita yang telah sejak dulu menyombong pada masa lalu
jangan pedulikan lafaz yang mereka ingat-ingat di luar kepala
kita punya bagian sendiri
menemukan denyut jantung kita di sela akar-akar rumput duri
kita punya bagian sendiri
mengingat nyanyian yang pernah dibawakan awan untuk bumi
kita punya bagian sendiri
tersenyum pada mimpi-mimpi kita…
3 responses so far
tapi beda dengan disana
rumput bergoyang dan bersenandung memberi arti
tentang hidup
dan tentang penghidupan
terkadang setiap detak nafas ini pun memberi arti
tentang syukur
dan tentang ikhlas
mengait mimpi
menangkap bintang
merasakan bulan
merenungkan kembali mimpi
patutkan senyum itu melebar ?
tak apalah menjadi semilir angin saja
karena disana dia bisa menjadi sesuatu guna
dan menyejukan sukma raga setiap insan dunia
izinkanlah dia,,,
Menjadi sesuatu yang tidak dilihat
Menjadi sesuatu yang tidak kenal lelah
Tuk berikan makna sebuah keikhlasan
izinkanlah dia,,,
Beterbangan menjadi udara-udara kehidupan
Menari-nari riang dan bebas diangkasa sana
Merasuk nada-nadi denyut jantung setiap nyawa
Menjadi sebuah kekuatan untuk terus mengejar mimpi
Sambil tetap tersenyum
I’m going to continue your sweet words, frankly i got the same feeling.